Rabu, 30 Desember 2015

Conversasion



Lulu                           : Hi guys, good morning. What’s are you doing ?
Ely, Novi, Maya       : Hi, lulu.
Novi                           : Nothing, just  talking about something.
Maya                          : By the way, who is she ?
Lulu                           : This is my cousin from another class. Ratna, please introduce your self.
Ratna                         : Hi, my name is Ratna. I from Class C. Nice to meet you all
Ely                              : Hi Ratna, I’m Ely. This is Novi and this is Maya. Nice to meet you too. I hope we can became good friend
Ratna                         : I hope so.
Lulu                           : Maya, why you look so confusied ?
Novi                           : Do you have problem ? or are you sick ?
Ely                              : Tell me your problem, I think when you tell your problem, you can be better.
Maya                          : I confused, because I  don’t know what is my planning after graduate from STAIN, I must continue my school or I work.
Lulu                           : If you choose work, what is work you want ?
Maya                          : I don’t know, that’s make me crazy.
Ely                              : Why you don’t choose continue you school, maybe if you choose that, you can think what’s work you want.
Novi                           : I agree with Ely, how about you May ?
Maya                          : I think, I want choose continue my school. By the way, how about you all ? what is your planning after you graduate from STAIN ?
Ratna                         : I want to continue my school, how about you Lu ?
Lulu                           : Me too, because I want to know about economic syari'ah. How about you El ?
Ely                              : Same with you,  because I want to became lecturer. How about you Novi ?
Novi                           : Me too. Because if I choose work, 2 years later my mother want to me to married, and I don’t like this.
Lulu                           : Haha, how pitty you’re.
Ratna                         : Guys, I must back to my class because my lecturer come in my class.
Maya                          : O.K see you later Ratna.
Ratna                         : See you
Ely                              : Lu, can you tell me about your cousin?
Lulu                           : Of course, she is friendly, good girl, and not ointment, smart girl but sometimes. To me she is the best cousin.
Ely                              : Oh... like that. By the way, I want go to library. You want follow me guys ?
Lulu                           : Yes, I want to take back the book.
Novi                           : I don’t follow you, I and Maya want  go to canteen.
Ely                              : No problem, see you in the class.
Maya                          : See you.

Tahap-tahap Dalam Presentasi



1.      Mempersiapkan materi
Langkah-langkah dalam mempresentasikan presentasi yang menggunakan multimedia adalah sebagai berikut:
1.      Tentukanlah butir-butir terpenting yang akan dibahas.
2.      Aturlah butir-butir tersebut dengan sistematika yang koheren dan kohensif sesuai dengan pola yang dikehendaki
3.      Sajikan kerangka piker dalam diagram atau bagan alir untuk menunjukkan alur penalaran.
4.      Tulislah semua materi dalam bingkai power point dengan ukuran huruf atau gambar yang memadai.
5.      Pilihlah rancangan slide yang menarik (ingat kontras warna dan animasi sangat penting, tetapi jangan sampai hal tersebut lebih menarik dari butir pembahasan).
6.      Uji coba slide untuk memastikan keterbacaan.
7.      Cetaklah materi dalam slide tersebut untuk digunakan sebagai pegangan dalam penyajian.
2.      Melaksanakan presentasi
Dalam pelaksanaan presentasi perlu diperhatikan hal-hal dibawah ini agar presentasi berjalan seperti yang diharapkan.
1.      Datang lebih awal dari pada peserta minimal tiga puluh menit sebelum dilaksanakan presentasi. Untuk mengenali latar belakang peserta, serta periksalah apakah semua alat bantu yang hendak digunakan berfungsi dengan baik.
2.      Prediksilah pemahaman awal dan tanggapan peserta tentang materi yang akan disampaikan, apakah peserta sudah mengetahui banyak atau akan menyanggah opini.
3.      Pastikan alat komunikasi, seperti telephon genggam, tidak mengganggu presentasi.
4.      Lebih baik tidak membagikan materi (handout) sebelum presentasi karena peserta akan berfokus untuk membaca dari pada mendengarkan presentasi.
5.      Bersikaplah tenang dan alihkan perhatian peserta apabila peserta berbicara sendiri, tidak perduli, acuh tak acuh, keluar masuk ruangan, dan sebagainya.
6.      Gunakanlah bahasa yang mudah dipahami.
7.      Jika penyaji lebih dari satu orang, setiap penyaji memperoleh kesempatan berbicara untuk satu atau beberapa bagian dari materi yang akan dipresentasikan.
3.       Aspek nonverbal
Presentasi bukan hanya melibatkan unsur verbal (menggunakan kata-kata yang jelas dan santun), melainkan juga nonverbal (berkomunikasi tanpa menggunakan kata-kata). Keduanya saling mendukung keberhasilan presentasi.
Aspek-aspek yang termasuk nonverbal adalah sebagai berikut.
1.      Penampilan
2.      Sikap tubuh
3.      Bahasa tubuh
Beberapa bahasa tubuh yang harus dihindari saat melakukan presentasi.
1.      Menghindari kontak mata
2.      Membungkukan badan
3.      Menggerakkan anggota badan secara berlebihan
4.      Berdiri kaku seperti patung
5.      Memasukkan tangan kedalam saku celana
6.      Menirukan gaya orang lain
7.      Menghindari bebunyian
8.      Menciptakan humor secara berlebihan
                Hal-hal yang harus diperhatikan saat berlangsung sesi diskusi.
1.      Simak pertanyaan yang dilontarkan peserta jika perlu, catat secara singkat poin penting pertanyaan pada kertas yang disiapkan.
2.      Jika pertanyaan tidak jelas, penyaji dapat meminta pesrta untuk mempertajam pertanyaan atau sanggahannya.
3.      Jika pertanyaan tidak berkaitan dengan apa yang dipresentasikan, tidak ada salahnya penyaji mengatakan tidak berkenan menjawabnya.
4.      Jika penyaji tidak dapat menjawab, berseterusteranglah atau berikanlah kesempatan kepada peserta yang lain untuk membantu menjawabnya.
5.      Jawaban disampaikan singkat, tidak bertele-tele dengan memperhatikan waktu.
6.      Jika pertanyaan satu dan lainnya berkaitan, dapat dijawab sekaligus sehingga lebih menghemat waktu.
7.      Ucapkanlah terima kasih sebelumnya atau setelah menjawab pertanyaan.
4.      Mengevaluasi presentasi
Tidak ada presentasi yang sempurna. Melakukan evaluasi terhadap presentasi yang baru saja berakhir sangatlah baik untuk mengetahui kekurangan presentasi. Evaluasi dilakukan secara lisan atau tulis diakhir acara. Pada banyak penyaji, evaluasi dilakukan dengan membagikan quesioner atau menguji materi. Evaluasi dapat pula dilakukan sendiri dengan mengintropeksi bagaimana sikap tubuh, intonasi, kelengkapan materi, dan sebagainya. Buatlah catatan penting sebagai masukan penting untuk presentasi pada kesempatan lain.

SEMUT



Suatu hari seekor kelinci yang sombong mengajak seekor semut mengadu kecepatan dalam berlari, sang kelinci membuat rute balapan sepanjang 3 kali tubuhnya atau sekitar 1 meter, semua hewan datang untuk menyaksikan perlombaan tersebut dan ingin tahu siapakah yang cepat melewati garis finish.
            Saat pistol ditembakkan bertanda pertandingan dimulai, dalam waktu 5 detik saja kelinci dapat melewati garis finish, namun sang semut dalam waktu 5 detik setengah meter saja tidak sampai, semua bersorak atas kemenangan sang kelinci, sang kelinci menganggap sang kelinci lah yang keluar sebagai juara, namun betapa herannya si kelinci melihat perhatian semua hewan tertuju kepada si semut, dengan bangga si raja hutan memberikan penghargaan kepada semut, karena semutlah sang juara sesungguhnya.
            Lalu si raja hutan menjawab kebingungan si kelinci “lihatlah kau hanya dapat melewati 3 kali tubuhmu dalam waktu 5 detik, tapi si semut dalam waktu 5 detik dapat melewati lebih dari 3 kali tubuhnya, belasan, puluhan bahkan ratusan kali panjang tubuhnya”.
Renungan:
Pernahkah kamu melihat temanmu berangkat menggunakan mobil mewah ayahnya, mereka tidak pusing membayar kuliahnya dan kapan saja dapat menarik uang tunai di mesin ATM lewat kartu ATM yang setiap bulannya selalu diisi oleh ayahnya, di sisi lain kamu harus berjuang membayar kuliah dan biaya kostmu dengan uang yang kamu hasilkan dari kerja paruh waktu, dan itu membuatmu pulang larut malam.
Sama hal nya dengan sang kelinci dan si semut, faktor kemenangan bukanlah dari apa yang kita miliki dan bertahan, tapi saat kita dapat bertahan dan sukses dengan apa yang kita miliki seadanya.